Dapatkan Panduan Bisnis Online

Pada kesempatan kali ini saya akan sharing tentang cara mengatasi/mengobati keputihan pada wanita yang saya rangkum dari berbagai sumber terpercaya dan semoga bermanfaat. Keputihan atau Fluor Albus hampir dialami oleh semua wanita mulai dari bayi sampai usia usia produktif . Keputihan merupakan salah satu gangguan pada organ reproduksi wanita yang pastinya anda akan merasa sangat tidak nyaman jika terkena penyakit ini.

Keputihan bagi seorang wanita tentunya sudah tidak asing lagi, kita meski paham sebelum berakibat yang lebih serius. Kadang seseorang menganggap keputihan itu hal yang biasa , tetapi jika dibiarkan berlama lama tanpa adanya pencegahan bisa berakibat yang kurang baik dan berpengaruh ke organ reproduksi wanita terutama untuk Daerah Khusus Kewanitaan (DKP)

Keputihan yang dianggap normal atau fisiologis adalah keputihan dimana cairannya jernih , berlendir, tidak gatal dan tidak berbau. Hal ini biasanya terjadi menjelang haid, stress atau pada saat kehamilan. Sedangkan keputihan yang tidak normal atau patologi adalah dimana cairannya berwarna putih , encer, berbau dan terasa gatal di sekitar DKP tsb . Anda harus mewaspadai keputihan jenis ini karena bisa menjadi salah satu indikasi adanya kanker di bagian leher rahim,untuk itu, keputihan yang bersifat merugikan ( patologis ) harus dicari penyebabnya dan diobati sejak dini.

Terjadinya keputihan patologis ini disebabkan oleh infeksi saluran reproduksi, penyebab infeksi tersebut antara lain:

a. Jamur

Keputihan akibat jamur ini akan mempunyai warna putih seperti susu, berbau agak keras, kental ,disertai juga rasa gatal lebih lebih di daerah vagina. Akibatnya, daerah kewanitaan (mulut vagina) menjadi kemerahan serta meradang. Ini keputihan  biasanya dipicu karena kehamilan, pemakaian pil KB, kencing manis, dan daya tahan tubuh yang lagi turun.

b. Parasit

Ditularkan lewat hubungan seksual namun selain hal itu juga dapat lewat alat perlengkapan mandi, bisa juga bibir kloset yang sudah tercemari (kontaminasi). Keputihan karena parasit ini tidak terasa gatal, tapi ada rasa nyeri jika area vagina ditekan.

c. Bakteri

Sebagian besar wanita yang mengalami infeksi vagina bakterial tanpa gejala – gejala berarti dari bakteri ini. Keputihan ini biasanya encer,berair, berwarna putih keabu-abuan, berbuih, dan bau yang tidak enak menusuk setelah melakukan hubungan seksual dan menyebabkan darah menstruasi berbau tidak enak.

d. Virus

Keputihan pada kelamin wanita juga sering ditimbulkan oleh virus, virus ini umumnya menjangkiti wanita hamil. Seperti Virus herpes ditularkan lewat hubungan seksual. Cirinya antara lain luka melepuh, di sekitar lubang vagina, terasa panas dan gatal. Waspadai terhadap keputihan akibat virus. Karena virus ini dapat menjadi salah satu faktor pemicu kanker rahim.

Keputihan yang tidak diobati dan dibiarkan dalam jangka waktu cukup lama bisa berbahaya dan menjadi masalah yang serius, hal ini bisa menyebabkan adanya infeksi atau tumor bahkan kanker rahim atau indung telur. Dan ada kemungkinan juga bisa menimbulkan masalah kesuburan atau kemungkinan tidak bisa mempunyai keturunan, jadi segeralah konsultasi ke dokter.

Ada beberapa cara mencegah dan mengatasi keputihan pada wanita, antara lain:

• Jaga kebersihan di daerah Khusus Kewanitaan ( DKP ) & usahakan tetap kering

• Jangan biarkan lembab terlalu lama di daerah Khusus Kewanitaan, sering ganti CD supaya terhindar dari bakteri

• Hindari terlalu sering melakukan douche (membilas/mencuci) DKP dengan larutan antiseptic

• Hindari memakai pakaian yang pas (terlalu ketat)

• Gunakan rebusan daun sirih setiap selesai buang air kecil atau untuk cebok

• Minumlah herbal atau air parutan kunyit yang dicampur rebusan air sirih

• Pakailah pembalut yang hygienis ,  disarankan memakai produk seperti Pink Lady sebagai pembalut herbal , yang bebas dari bakteri dan mengandung ramuan herbal alami.

• Hindari pembalut yang terbuat dari bahan sisa afal

• Mengganti pembalut sesering mungkin ketika haid

• Menjaga pola makan seperti tidak mengkonsumsi mentimun, bengkoang, nanas , juga pisang hijau bagi seorang wanita yang sedang mengalami keputihan

• Hindari stress

Apabila keputihan menimpa diri anda segeralah lakukan pengobatan dan periksakan ke dokter. Keputihan dapat berakibat infeksi baru disekitar DKP tersebut. Jika Infeksi ini dibiarkan akan berakibat yang akan menggangu rongga rahim dan saluran telur. Segera konsultasikan ke dokter  jika gejala tidak segera hilang , masalah keputihan bukan masalah yang boleh dianggap remeh pada wanita tetapi segera mungkin ambil langkah langkah pencegahan. Pencegahan akan jauh  lebih baik dari pada pengobatan.

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 3.8/5 (6 votes cast)
Cara Mengatasi Keputihan Pada Wanita, 3.8 out of 5 based on 6 ratings

Tagged with:

Filed under: Kesehatan